Selasa, 23 Juli 2019
Home / Artikel / Giving What We Can

Giving What We Can

Pada suatu kali, salah seorang pemimpin suatu organisasi mengeluh. Pemimpin organisasi mengatakan kepada anggotanya suka malas-malsan bekerja. Mereka tak mau bekerja keras. Tak maksimal menjalankan tugas-tugas yang dipercayakan. Para anggota itu bekerja sesuka hatinya. Hingga kemudian, sesorang menayakan kepada para anggota itu alasan mereka tak mau bekerja keras. Mereka pun menjawab, Habis pimpinan kami sendiri kikir. Maka dari itu, bekerja setengah hati kami para anggotanya.

Rupanya baik karyawan maupun sang pemimpin saling mengharapkan diberi. Sang pemimpin berharap anggotanya memberikan usahanya dalam bekerja, pengorbanan, ide cemerlang, dll. Sedangkan para anggota menantikan sang pemimpin memberi perhatian dan kasih sayang kepada anggotanya bukannya menuntut. Dalam buku yang berjudul “Unlimited Power” yang di tulis oleh Anthony Robins memberikan definisi yaitu “Rahasia kehidupan adalah memberi”. Memang secara naluri menerima kesukaan semua orang. Namun, pemahaman itu kurang tepat. Dengan memberi seseorang akan menerima.

Dengan memberi seseorang akan meraih hasil lebih baik. Seorang yang memberi tenaga maksimal dalam bekerja, pada waktunya akan menuai hasil yang lebih banyak. Seorang yang memberi tenaga yang maksimal dalam bekerja, pada waktunya akan menuai hasil lebih banyak. Seorang pemimpin yang memberikan perhatian yang baik kepada anggotanya akan dicintai dan mendapat karyawan yang loyal. Bekerjalah dan memberi seperti kita melayani Tuhan dan melayani sesama manusia.

(Penulis: Richart Iriando Simanjuntak, mantan Guru Bahasa Inggris TK-SD Tarsisius 2 Jakarta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *